Kursus
DevOps adalah seperangkat praktik yang menyelaraskan pengembangan perangkat lunak dan operasi TI untuk menghadirkan produk perangkat lunak berkualitas tepat waktu. Ada pergeseran cepat menuju bidang ini karena dapat mempercepat proses dari pengembangan aplikasi hingga pengiriman.
Amazon AWS menyediakan layanan dan alat untuk menyederhanakan proses DevOps, dan mempelajarinya akan meningkatkan kredibilitas Anda sebagai engineer DevOps.
Artikel ini membahas segala hal tentang AWS Certified DevOps Engineer—Professional Certification, seperti struktur ujian, cara mempersiapkannya, serta rencana belajar yang disarankan beserta sumber dayanya untuk memastikan keberhasilan Anda.
Apa itu AWS Certified DevOps Engineer – Professional Certification?
AWS Certified DevOps Engineer – Professional Certification memvalidasi keahlian teknis kandidat dalam menerapkan dan mengoperasikan aplikasi terdistribusi di platform AWS.
Ujian ini berfokus pada berbagai konsep DevOps, seperti infrastructure as code (IaC), pemantauan dan pencatatan log, keamanan dan kepatuhan, serta respons insiden dan peristiwa. Ujian ini juga mencakup praktik terbaik untuk mengoptimalkan kinerja, biaya, dan keandalan, memastikan kandidat mampu menangani tantangan dunia nyata dalam mengotomatisasi dan memelihara lingkungan AWS.
Untuk mendapatkan sertifikasi ini, kandidat harus memahami secara mendalam siklus hidup pengembangan dan praktik operasional. Ini mencakup pembuatan dan pemeliharaan pipeline continuous integration dan continuous delivery (CI/CD) menggunakan layanan AWS seperti AWS CodePipeline, AWS CodeBuild, CloudFormation, dan AWS Elastic Beanstalk.
Selain itu, sertifikasi ini menguji kemampuan kandidat untuk memantau aplikasi dan infrastruktur menggunakan alat seperti Amazon CloudWatch dan menerapkan kontrol keamanan yang memadai.

Jika Anda baru memulai atau perlu penyegaran AWS, pertimbangkan untuk mengikuti kursus Introduction to AWS kami untuk membangun fondasi yang kuat sebelum mengejar sertifikasi tingkat lanjut ini.
Detail dan Persyaratan Ujian
Sekarang, mari kita tinjau ujian AWS Certified DevOps Engineer – Professional, termasuk struktur, konten, dan persyaratannya.
Prasyarat
Ujian AWS Certified DevOps Engineer – Professional dianggap menantang dan tidak direkomendasikan untuk pemula.
Saya menyarankan untuk terlebih dahulu meraih sertifikasi AWS Certified Solutions Architect—Associate atau AWS Certified Developer—Associate. Selain itu, pengalaman langsung dalam mengelola sumber daya AWS dan menerapkan praktik DevOps di AWS penting untuk keberhasilan.
Struktur ujian
Ujian terdiri dari 65 pertanyaan dinilai dan 10 pertanyaan tidak dinilai, total 75 pertanyaan. Pertanyaan yang tidak dinilai disertakan untuk membantu AWS meningkatkan versi ujian di masa mendatang, tetapi tidak memengaruhi skor Anda. Anda akan memiliki 180 menit untuk menyelesaikan ujian.
Pertanyaan dibagi menjadi dua jenis:
- Pilihan ganda: Pilih satu jawaban yang benar dari beberapa pilihan yang tersedia.
- Respons ganda: Pilih dua atau lebih jawaban yang benar dari beberapa opsi.
Tidak ada penalti untuk jawaban salah, sehingga disarankan untuk menjawab semua pertanyaan.
Biaya ujian: 300 USD
Domain yang dicakup
Pertanyaan ujian disusun berdasarkan enam domain utama. Domain dan bobotnya dirinci di bawah ini:
|
Domain |
Bobot |
Konten |
|
Otomatisasi SDLC |
22% |
|
|
Manajemen Konfigurasi dan IaC |
17% |
|
|
Solusi Cloud Tangguh |
15% |
|
|
Pemantauan dan Pencatatan Log |
15% |
|
|
Respons Insiden dan Peristiwa |
14% |
|
|
Keamanan dan Kepatuhan |
17% |
|
Cara Mempersiapkan Ujian?
Ikuti langkah dan sumber daya di bawah ini untuk meningkatkan peluang Anda menjadi AWS Certified DevOps Engineer.
Langkah 1: Pahami cetak biru ujian
Sebelum mendaftar ujian, Anda harus meneliti tentang sertifikasi dan detail ujiannya. Membaca posting blog ini adalah langkah awal yang bagus!
Sertifikasi AWS DevOps Engineer dapat diambil di pusat ujian atau secara online dengan pengawas, jadi Anda dapat memilih opsi yang paling sesuai.
Bagian di atas sudah membahas struktur ujian, jenis pertanyaan, dan biaya—pelajari semuanya dengan saksama terlebih dahulu. Untuk informasi lebih lanjut, Anda selalu dapat mengunjungi situs resmi AWS.
Langkah 2: Dapatkan pengalaman langsung
Mendapatkan pengalaman langsung adalah kunci untuk lulus ujian. Kerjakan proyek DevOps AWS seperti:
- Integrasi kode dan deployment menggunakan pipeline CI/CD di AWS CodePipeline, AWS CodeBuild, dan AWS CodeDeploy.
- Menyiapkan sistem peringatan dan pemantauan untuk aplikasi menggunakan Amazon CloudWatch.
- Membuat aplikasi serverless menggunakan AWS Lambda.
Selain itu, Anda harus cukup berlatih di platform AWS dengan jenis pertanyaan dan tingkat kesulitan yang serupa untuk membiasakan diri dengan lingkungan ujian. Bagian berikut memberikan panduan tentang tempat menemukan soal latihan dan ujian tiruan.
Selain keterampilan DevOps, Anda perlu memahami layanan AWS secara mendalam untuk meningkatkan peluang meraih sertifikasi.
Langkah 3: Gunakan kursus dan tutorial online
Banyak kursus online yang membahas silabus ujian dan topik yang diperlukan secara mendalam. AWS juga menawarkan kursus resmi terkait sertifikasi engineer DevOps. Kursus ini berisi pelajaran video dan pertanyaan latihan yang relevan di setiap modul.
Di DataCamp, jalur keterampilan AWS Cloud Practitioner dapat membantu Anda membangun pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk mempersiapkan sertifikasi. Anda juga dapat melihat kursus DevOps Concepts ini untuk cakupan mendalam tambahan tentang topik-topik penting DevOps.
Langkah 4: Berlatih dengan ujian tiruan
Mengikuti ujian tiruan yang mensimulasikan ujian dan pertanyaan dalam mode latihan adalah langkah yang tidak boleh Anda abaikan dalam persiapan. Ujian tiruan membantu Anda menilai kekuatan dan kelemahan, mengukur tingkat persiapan, dan menyempurnakan keterampilan manajemen waktu.
AWS menawarkan set latihan resmi yang mereplikasi pertanyaan yang akan Anda temui di ujian. Pastikan untuk memanfaatkan sumber daya ini untuk meningkatkan kesiapan Anda.
Rencana Belajar yang Disarankan
Mempersiapkan ujian AWS Certified DevOps Engineer – Professional biasanya memakan waktu sekitar 8 minggu, memungkinkan Anda mencakup seluruh silabus dan berlatih dengan set pertanyaan yang memadai.
Karena sebagian besar kursus online disusun berdasarkan domain ujian, Anda dapat mendedikasikan setiap minggu untuk menyelesaikan satu domain spesifik. Rencana belajar terperinci diuraikan di bawah ini:
|
Minggu |
Subjek belajar |
|
Minggu 1: Domain 1 - Otomatisasi SDLC |
|
|
Minggu 2: Domain 2 - Manajemen Konfigurasi dan IaC |
|
|
Minggu 3: Domain 3 - Solusi Cloud Tangguh |
|
|
Minggu 4: Domain 4 - Pemantauan dan Pencatatan Log |
|
|
Minggu 5: Domain 5 - Respons Insiden dan Peristiwa |
|
|
Minggu 6: Domain 6 - Keamanan dan Kepatuhan |
|
|
Minggu 7 & 8: Latihan dan Tinjauan |
Setelah mencakup semua domain, dua minggu berikutnya harus difokuskan pada tes latihan dan peninjauan.
|
Fase akhir ini penting untuk mempertahankan informasi yang telah Anda pelajari dan memastikan kepercayaan diri Anda dalam semua aspek silabus ujian.
Tips Sukses Saat Hari Ujian
Mempersiapkan secara menyeluruh untuk ujian AWS Certified DevOps Engineer – Professional sangat penting, tetapi pendekatan Anda pada hari ujian dapat sangat memengaruhi performa Anda.
Berikut beberapa tips terbaik dari saya untuk membantu Anda berhasil:
1. Kelola waktu Anda dengan efektif
Dengan 75 pertanyaan dalam 180 menit, manajemen waktu adalah kunci.
- Pindai cepat dan tandai: Pindai cepat setiap pertanyaan. Jika Anda ragu tentang jawabannya, tandai untuk ditinjau dan lanjutkan. Strategi ini membantu menjaga momentum dan memastikan Anda menjawab semua pertanyaan.
- Prioritaskan pertanyaan yang Anda kuasai: Jawab dulu pertanyaan yang Anda yakini benar. Ini membangun kepercayaan diri dan mengamankan poin mudah di awal.
2. Baca pertanyaan dengan saksama
Pertanyaan ujian AWS bisa kompleks dan detail.
- Identifikasi kata kunci: Cari kata kunci yang menunjukkan layanan atau konsep AWS tertentu. Misalnya, istilah "real-time" dapat mengarah ke Amazon Kinesis.
- Pahami skenarionya: Pastikan Anda memahami skenario yang disajikan sebelum mengevaluasi pilihan jawaban.
3. Eliminasi opsi yang salah
Saat ragu, gunakan proses eliminasi.
- Persempit pilihan: Hilangkan jawaban yang jelas-jelas salah untuk meningkatkan peluang memilih jawaban yang benar.
- Percayai persiapan Anda: Andalkan pengetahuan dan intuisi Anda, terutama ketika pilihan terlihat mirip.
4. Tetap tenang dan fokus
Mudah diucapkan daripada dilakukan! Namun menjaga ketenangan sangat penting.
- Tarik napas dalam: Jika Anda merasa cemas, jeda sejenak dan tarik beberapa napas dalam untuk kembali fokus.
- Tetap positif: Pertahankan pola pikir positif sepanjang ujian.
5. Manfaatkan fitur peninjauan
Manfaatkan fungsi peninjauan pada ujian.
- Tinjau pertanyaan yang ditandai: Setelah menyelesaikan semua pertanyaan, kembali ke pertanyaan yang Anda tandai untuk ditinjau. Terkadang, pertanyaan berikutnya dapat memberi petunjuk atau memicu ingatan Anda.
6. Siapkan aspek logistik
Pastikan semua aspek logistik telah siap.
- Datang lebih awal: Jika ujian di pusat ujian, datanglah lebih awal untuk menenangkan diri dan mengurangi stres.
- Periksa peralatan: Untuk ujian online dengan pengawas, uji peralatan Anda terlebih dahulu untuk menghindari masalah teknis.
7. Istirahat dan asupan nutrisi
Kondisi fisik memengaruhi performa mental Anda.
- Cukup tidur: Pastikan Anda tidur nyenyak sebelum hari ujian.
- Makan dengan baik: Konsumsi makanan seimbang sebelum ujian untuk menjaga tingkat energi.
Strategi-strategi ini dapat meningkatkan performa Anda dan memperbesar peluang sukses pada ujian AWS Certified DevOps Engineer – Professional!
Kesimpulan
Meraih sertifikasi AWS DevOps Engineer membekali Anda dengan pengalaman langsung yang diperlukan untuk memajukan karier di bidang ini. Anda tidak hanya memperoleh pengetahuan dalam prosesnya, tetapi juga bernilai bagi resume Anda—pemberi kerja akan mengakuinya saat negosiasi gaji, promosi, atau saat mempertimbangkan kandidat untuk peran baru!
Jika Anda memulai perjalanan AWS atau ingin membangun fondasi yang kuat, jelajahi sumber daya tambahan berikut untuk membantu Anda mempersiapkan diri:
- AWS Cloud Practitioner CLF-C02 Track: Pelajari aspek dasar AWS, titik awal yang tepat untuk pemula.
- Kursus AWS Cloud Technology and Services: Pahami teknologi dan layanan cloud AWS secara mendalam.
- Kursus AWS Security and Cost Management: Dapatkan wawasan tentang praktik terbaik keamanan AWS dan teknik manajemen biaya.
Semoga sukses, dan ingat—sertifikasi hanyalah permulaan. Teruslah membangun, bereksperimen, dan mengembangkan keterampilan Anda di AWS!
FAQ
Apakah menjadi AWS Certified DevOps Engineer Professional sepadan?
Sertifikasi AWS DevOps Engineer Professional adalah sertifikasi tingkat lanjut, sehingga menambah nilai yang besar pada resume Anda.
Sertifikasi mana yang terbaik untuk engineer DevOps?
AWS Certified DevOps Engineer - Professional, Microsoft Certified: Azure DevOps Engineer Expert, dan Docker Certified Associate (DCA) adalah 3 sertifikasi teratas untuk engineer DevOps.
Berapa skor kelulusan untuk AWS Certified DevOps Engineer Professional?
Skor minimum untuk lulus AWS DevOps Engineer Professional adalah 750 dari 1000.
Berapa gaji seorang engineer DevOps?
Menurut Glassdoor, rata-rata gaji engineer DevOps di AS adalah $107.991 per tahun.
Srujana adalah penulis lepas di bidang teknologi dengan gelar sarjana Ilmu Komputer. Menulis tentang berbagai topik, termasuk data science, komputasi awan, pengembangan, pemrograman, keamanan, dan banyak lainnya adalah hal yang alami baginya. Ia menyukai sastra klasik dan menjelajahi destinasi baru.

