Program
Power BI Drill Through adalah fitur interaktif yang kuat yang memungkinkan pengguna menavigasi dari tampilan ringkasan tingkat tinggi ke halaman laporan yang lebih detail dan difilter oleh titik data tertentu.
Tutorial ini membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang Power BI Drill Through: apa itu, mengapa penting, cara menyiapkannya langkah demi langkah, teknik lanjutan untuk pemfilteran dinamis, dan lainnya.
Jika Anda ingin langsung praktik dengan beberapa contoh Power BI, pastikan untuk melihat Power BI Fundamentals track kami.
Apa Itu Drill Through di Power BI?
Drill Through di Power BI memungkinkan pengguna menelusuri lebih dalam titik data yang diminati pada satu halaman laporan. Ini memungkinkan pengguna laporan beralih dari ringkasan tingkat tinggi ke wawasan detail yang disesuaikan dengan kategori, item, atau dimensi yang dipilih.
Fungsionalitas Drill Through berguna ketika laporan di Power BI melibatkan banyak tingkat kedetailan. Alih-alih menjejalkan satu halaman dengan semua visual yang tersedia, Drill Through memungkinkan Anda memandu pengguna melalui lapisan-lapisan wawasan secara bertahap.
Mengapa Menggunakan Drill Through untuk Wawasan yang Lebih Dalam?
Drill Through memberikan pengalaman yang lebih interaktif, analitik swalayan. Ini memungkinkan pengguna laporan mengambil kendali atas eksplorasi mereka sendiri dan menjawab pertanyaan unik mereka tanpa mengubah struktur laporan inti.
Manfaat utama
Ada beberapa manfaat utama menggunakan Power BI Drill Through:
- Eksplorasi granular: Memungkinkan pengguna menyelami data spesifik entitas (mis., satu pelanggan, toko, atau transaksi).
- UX yang lebih baik: Mengurangi kekacauan dengan memisahkan tampilan ringkasan dan detail, meningkatkan navigasi dan pemahaman.
- Penceritaan kontekstual: Halaman Drill Through dapat disesuaikan dengan pertanyaan bisnis atau KPI tertentu.
- Fungsionalitas lintas laporan: Mendukung pengembangan laporan modular di beberapa file di Power BI Service.
- Analisis yang dapat ditindaklanjuti: Memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data dengan menyoroti data relevan untuk titik data individual.
- Skalabilitas: Memudahkan penggunaan kembali templat laporan dan mendorong konsistensi di seluruh departemen atau tim.
Dengan memberdayakan pengguna akhir untuk menelusuri area minat mereka, Drill Through menjembatani kesenjangan antara dasbor statis dan analisis dinamis.
Cara Menyiapkan Drill Through di Power BI: Langkah demi Langkah
Membuat pengalaman Drill Through di Power BI melibatkan penyiapan halaman sumber dan target, mengonfigurasi kolom yang diperlukan, dan mengintegrasikan alat navigasi seperti tombol kembali dan tooltip.
Langkah 1: Buat dataset keuangan tiruan
Untuk tutorial ini, kita akan menggunakan dataset keuangan tiruan untuk mendemonstrasikan konsep Drill Through.

Berikut skrip Python menggunakan pandas untuk membuat dataset contoh yang dapat Anda ekspor ke CSV atau dimuat ke Power BI:
import pandas as pd
from datetime import datetime
# Sample data
data = [
['TXN001', 'Asia Pacific', 'Singapore', 'Finance', 'Travel', 'Airfare', 1200.00, '2024-05-12', 'Alice Tan'],
['TXN002', 'Asia Pacific', 'Singapore', 'Marketing', 'Events', 'Venue Rental', 3500.00, '2024-05-14', 'Ben Lee'],
['TXN003', 'Europe', 'Germany', 'Operations', 'Logistics', 'Freight', 2600.00, '2024-06-01', 'Clara Müller'],
['TXN004', 'North America', 'USA', 'Finance', 'Training', 'Workshops', 800.00, '2024-05-18', 'Daniel Smith'],
['TXN005', 'Europe', 'France', 'IT', 'Software', 'Licensing', 4500.00, '2024-06-04', 'Emma Dubois']
]
# Define column names
columns = [
'TransactionID', 'Region', 'Country', 'Department', 'ExpenseCategory',
'SubCategory', 'Amount', 'TransactionDate', 'ManagerName'
]
# Create DataFrame
df = pd.DataFrame(data, columns=columns)
# Convert date column to datetime
df['TransactionDate'] = pd.to_datetime(df['TransactionDate'])
# Save to CSV (optional)
df.to_csv('FinanceTransactions.csv', index=False)
# Display the DataFrame
print(df)
Anda dapat menjalankan skrip ini di lingkungan Python (mis., Jupyter Notebook atau VS Code) dan mengimpor CSV yang dihasilkan ke Power BI untuk digunakan dalam laporan Anda.
Anda dapat memperluas dataset ini menggunakan alat seperti Python, atau membuatnya langsung di Power BI menggunakan Power Query dengan Enter Data. Setelah dibuat, dataset ini akan menjadi dasar untuk visual dan contoh drill-through sepanjang tutorial.
Kita akan menggunakan dataset fiksi bernama FinanceTransactions untuk menelusuri setiap konsep drill-through. Dataset ini mensimulasikan catatan transaksi keuangan untuk perusahaan multinasional.
Kolom Contoh dalam FinanceTransactions:
TransactionID(Teks)Region(Teks)Country(Teks)Department(Teks)ExpenseCategory(Teks)SubCategory(Teks)Amount(Desimal)TransactionDate(Tanggal)ManagerName(Teks)
Kita akan membuat:
- Halaman ringkasan yang menampilkan total pengeluaran berdasarkan
RegiondanDepartment. - Halaman target drill-through yang menampilkan transaksi baris detail berdasarkan
ManagerNameatauSubCategory.
Langkah 2: Buat halaman sumber dan tujuan target
Selanjutnya, agar Drill Through berfungsi dengan baik, kita perlu menyiapkan halaman sumber dan halaman target.
- Halaman sumber: Ini adalah halaman laporan utama tempat Drill Through dimulai, biasanya berisi visual tingkat ringkasan seperti bagan batang atau matriks.
- Halaman target: Halaman laporan khusus yang dirancang untuk menampilkan detail yang difilter berdasarkan pilihan pengguna.
Untuk membuat halaman sumber, ganti nama halaman saat ini menjadi "Overview" dan tekan Enter.
Untuk membuat halaman target, lihat bagian bawah layar, lalu klik tombol hijau "+" untuk menambahkan halaman baru. Klik dua kali pada halaman baru dan ganti namanya menjadi "Manager Info"
Halaman target ini akan digunakan untuk menampilkan informasi lebih lanjut tentang manajer yang bertanggung jawab atas transaksi.
Berikut tampilan halaman Anda:

Langkah 3: Tambahkan bagan yang relevan
Selanjutnya, kita akan menambahkan beberapa bagan yang relevan ke halaman sumber dan target.
Untuk contoh kita, menggunakan dataset FinanceTransactions:
Di halaman sumber, kita akan membuat bagan batang bertumpuk sederhana yang akan kita gunakan untuk melakukan drill through data. Untuk bagan ini, gunakan kolom berikut: Amount dan ManagerName.
Bagan Anda seharusnya terlihat seperti ini:

Seperti yang Anda lihat, halaman sumber menampilkan bagan batang bertumpuk total pengeluaran menurut Department.
Di halaman target, buat matriks dengan kolom berikut: Amount, ManagerName, dan TransactionDate.
Tampilannya akan seperti ini:

Kini, halaman target menampilkan matriks baris pengeluaran dan tanggal yang terperinci.
Langkah 3: Tambahkan kolom Drill Through
- Buka halaman target di Power BI Desktop.
- Buka panel Visualizations dan seret kolom yang diinginkan (mis.,
ManagerName) ke bagian Drill Through.

Seperti terlihat pada tangkapan layar di atas, kolom ManagerName harus diseret ke bagian Drill through.
- Anda sekarang akan melihat kolom filter khusus muncul, yang hanya mengizinkan interaksi Drill Through ke halaman ini.
Berikut yang akan Anda lihat:

- Aktifkan Keep all filters jika Anda ingin mempertahankan slicer atau filter dari halaman sumber (seperti
RegionatauExpenseCategory).
Perlu diketahui bahwa Drill Through hanya berfungsi ketika titik data yang dipilih cocok dengan kolom yang ditempatkan di area Drill Through. Ini juga peka huruf besar-kecil untuk kolom berbasis teks.
Dalam kasus ini, kolom ManagerName konsisten di kedua bagan pada halaman sumber dan target.
Langkah 4: Konfigurasikan visual dan performa
Pilih visual untuk halaman target yang:
- Kaya konteks: Gunakan kartu untuk KPI seperti total pengeluaran, tabel untuk item baris, dan bagan batang untuk perincian per kategori.
- Tujuan spesifik: Tampilkan hanya visual yang relevan dengan dimensi yang difilter.
- Dioptimalkan untuk performa: Hindari visual yang terlalu kompleks atau perhitungan DAX yang berlebihan.
Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan bagan KPI seperti ini:
Anda dapat meningkatkan responsivitas dengan:
- Menggunakan tabel ringkasan alih-alih data mentah.
- Mengurangi jumlah slicer dan bookmark pada halaman.
- Memanfaatkan alat Performance Analyzer Power BI untuk menguji waktu muat visual.
Langkah 5: Atur navigasi dengan tombol kembali dan tooltip
Halaman Drill Through sebaiknya selalu menyertakan cara untuk kembali ke laporan utama.
Secara default, Power BI akan membuat tombol panah kembali untuk kembali ke halaman sumber saat Drill Through dibuat. Tombol ini hanya akan muncul setelah Anda melakukan drill through, dan tampilannya seperti ini:

- Klik Insert > Buttons > Back.
- Aktifkan Action pada tombol kembali dan atur tipenya menjadi Back.
- Sesuaikan ikon, warna, dan penempatannya.
Selain itu, tooltip dapat diatur dengan:
- Menambahkan teks tooltip ke halaman atau visual.
- Menggunakan halaman tooltip dengan visualnya sendiri.
Ini memastikan pengguna memahami tujuan Drill Through dan dapat menavigasi dengan intuitif.
Langkah 6: Uji Drill Through
Terakhir, sebelum selesai, kita perlu menguji fungsi Drill Through untuk melihat apakah berfungsi.
Sebelum memulai, saya menyarankan menggunakan Modern Tool Tips di Power BI. Untuk menyalakannya, buka File > Options and settings > Options > Preview features dan centang kotak Modern visual tooltips. Setelah itu, mulai ulang Power BI Desktop agar perubahan diterapkan.
Untuk mulai menguji:
- Pergi ke halaman sumber dan arahkan kursor ke salah satu batang pada bagan batang. Dalam kasus ini, kita dapat melihat batang terbesar. Saat diarahkan, tombol Drill Through akan muncul di bawah tooltip Anda.

- Arahkan kursor ke tombol "Drill through", dan opsi untuk halaman target kita
Manager Infoakan muncul.

- Klik opsi
Manager Infodan ini akan membawa Anda ke halaman target dengan filter diterapkan.
Anda akan melihat hasil berikut:

Ini berarti Drill Through berhasil dibuat.
Cara Mengaktifkan Cross-Report Drill Through
Cross-report Drill Through memungkinkan pengguna menavigasi antar laporan Power BI yang terpisah sambil mempertahankan konteks filter. Ini berguna saat memecah dasbor Power BI menjadi bagian-bagian modular menurut fungsi atau departemen.
Di Power BI Desktop
- Pastikan laporan sumber dan target dibangun menggunakan kolom dengan nama dan tipe data yang cocok. Untuk Cross-report Drill Through yang andal, sebaiknya kedua laporan menggunakan dataset bersama atau bersertifikat untuk memastikan konsistensi metadata
- Buka laporan target, lalu pergi ke File > Options and Settings > Options > Report Settings.
- Di bawah Current File > Report Settings, aktifkan "Allow visuals in this report to use drillthrough targets from other reports".

- Publikasikan kedua laporan ke workspace yang sama di Power BI Service.
Di Power BI Service
- Buka laporan sumber yang telah dipublikasikan di Power BI Service.
- Klik kanan pada visual yang menggunakan kolom bersama (mis.,
ManagerName). - Pilih Drill Through > [Nama Laporan Target].
- Power BI membuka laporan target dan menerapkan filter secara otomatis.
Teknik Lanjutan untuk Drill Through
Drill Through menjadi lebih kuat dengan DAX, logika kondisional, dan perilaku kustom.
Dynamic Drill Through dengan parameter DAX
Anda dapat membuat measure DAX untuk meneruskan filter dinamis berdasarkan pilihan pengguna. Contoh:
SelectedManager = SELECTEDVALUE(FinanceTransactions[ManagerName])
Ini dapat digunakan untuk:
- Menampilkan pesan kustom pada halaman target.
- Mengontrol perilaku visual dengan pemformatan kondisional.
- Membuat bookmark yang merespons nilai slicer.
Untuk informasi lebih lanjut tentang measure DAX, berikut lembar contekan yang dapat Anda ikuti:

Sumber: DAX Cheat Sheet
Menangani beberapa pilihan dan titik data
Power BI Drill Through tidak mendukung beberapa pilihan secara default. Jika pengguna memilih lebih dari satu titik data, opsi Drill Through hanya akan menampilkan hasil dari satu pilihan.
Solusi alternatif:
- Gunakan slicer atau panel filter pada halaman target.
- Tambahkan tabel ringkasan untuk menampilkan nilai tingkat tinggi bagi beberapa item.
Mengoptimalkan performa Drill Through
Masalah performa dapat muncul jika halaman target kelebihan beban.
Berikut beberapa tips untuk mengoptimalkan performa:
- Gunakan mode Import alih-alih DirectQuery jika memungkinkan. Ini akan meringankan model data.
- Minimalkan jumlah visual. Sebagai gantinya, buat tombol untuk menavigasi ke bagan lain saat diperlukan.
- Pra-hitung metrik di Power Query. Ini memungkinkan metrik disimpan dalam model alih-alih dihitung sebagai measure.
- Hindari ekspresi DAX yang kompleks di visual.
Tips dan Praktik Terbaik untuk Power BI Drill Through
Drill through adalah teknik sederhana yang bekerja dengan baik di sebagian besar situasi. Namun, ada beberapa tips untuk membuatnya lebih cepat dan lebih mudah dipahami.
Mari kita lihat di bawah ini:
Rekomendasi desain
Karena Drill Through memerlukan tindakan dari pengguna Anda, beberapa aspek desain perlu dipertimbangkan.
Beberapa tips desain adalah:
- Gunakan nama halaman yang konsisten (mis., "Manager Detail", "Transaction Details").
- Beri label visual dengan jelas untuk mencerminkan filter yang diterapkan.
- Tambahkan tooltip bantuan atau legenda untuk memandu pengguna.
Masalah umum dan pemecahan masalah
Berikut ringkasan cara memecahkan masalah untuk Drill Through.
|
Masalah |
Solusi |
|
Drill Through tidak tersedia |
Pastikan hanya satu titik data yang dipilih dan kolom yang valid ada di area Drill Through. |
|
Filter tidak diterapkan |
Periksa kompatibilitas tipe data dan hubungan antar tabel. |
|
Performa lambat |
Kurangi kompleksitas visual; agregasikan atau pra-filter data. |
Aplikasi Dunia Nyata dan Studi Kasus
Drill Through sangat kuat dalam mendorong wawasan bisnis yang lebih dalam karena memungkinkan Anda menyelami angka sebenarnya untuk mengambil tindakan berdasarkan data.
Ini berlaku untuk beberapa sektor:
1. Ritel
- Skenario: Perusahaan ritel menggunakan halaman ringkasan penjualan per wilayah. Manajer dapat melakukan drill through ke penjualan terperinci berdasarkan produk dan karyawan.
- Manfaat: Wawasan cepat tentang produk dan anggota tim berkinerja terbaik.
2. Analitik kesehatan

Dasbor pengambilan keputusan ruang gawat darurat rumah sakit. Sumber: Microsoft Fabric
- Skenario: Dasbor rumah sakit menampilkan jumlah penerimaan. Pengguna melakukan drill ke tampilan tingkat pasien menurut kategori perawatan.
- Manfaat: Memungkinkan dokter dan administrator memantau efektivitas menurut prosedur atau spesialis.
3. Jasa keuangan
- Skenario: Dasbor tim keuangan merangkum pengeluaran menurut departemen. Eksekutif melakukan drill ke baris pengeluaran terperinci menurut subkategori dan proyek.
- Manfaat: Kontrol biaya yang lebih baik, transparansi meningkat, dan penganggaran yang lebih tepat sasaran.
Kesimpulan
Power BI Drill Through mengubah dasbor statis menjadi laporan dinamis dan interaktif yang memberdayakan pengguna untuk mengeksplorasi data secara mandiri dan membuat keputusan yang tepat.
Untuk mempelajari lebih lanjut berbagai fitur dalam Power BI, lihat Power BI Fundamentals skill track kami.
Untuk bacaan lebih lanjut, tutorial kami tentang Power BI Dashboards, Power BI Matrix, dan Power BI Calculate adalah tempat yang baik untuk memulai.
Power BI Drill Through FAQs
Apa perbedaan antara drill up dan drill down di Power BI?
Drill up dan drill down adalah dua fitur di Power BI yang memungkinkan pengguna menavigasi melalui berbagai tingkat data. Drill up memungkinkan pengguna melihat data tingkat lebih tinggi, sedangkan drill down memungkinkan mereka melihat data yang lebih detail.
Bagaimana cara mengakses drill up dan drill down di Power BI?
Drill up dan drill down dapat diakses dengan mengklik kanan pada visual atau menggunakan tombol di toolbar visualisasi di Power BI.
Apakah filter saya akan terbawa saat melakukan drill through di Power BI?
Ya, filter akan terbawa saat melakukan drill through di Power BI, sehingga pengguna dapat menganalisis subset data tertentu.
Apa perbedaan antara Power BI Drill Through vs Drill Down?
Meskipun keduanya memungkinkan pengguna menavigasi melalui data, Drill Through di Power BI memungkinkan pengguna mengakses laporan atau halaman lain dengan informasi yang lebih detail sambil mempertahankan konteks filter asli. Drill Down, di sisi lain, hanya memperluas titik data tertentu dalam sebuah visual.
Saya Austin, seorang blogger dan penulis teknologi dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai data scientist dan analis data di bidang kesehatan. Memulai perjalanan teknologi dengan latar belakang biologi, kini saya membantu orang lain melakukan transisi yang sama melalui blog teknologi saya. Ketertarikan saya pada teknologi mendorong kontribusi tulisan saya untuk puluhan perusahaan SaaS, menginspirasi orang lain dan membagikan pengalaman saya.


