Lewati ke konten utama

Cara Menjumlah di Excel: Panduan Lengkap

Pelajari cara menambahkan angka di Excel menggunakan alat bawaan. Jelajahi berbagai metode untuk perhitungan cepat, termasuk rumus, pintasan keyboard, dan pemformatan tabel.
· 9 mnt Baca

Jelajahi bersama AI

Jika Anda menggunakan Excel, menambahkan angka adalah hal yang mungkin sering Anda lakukan. Ini adalah bagian penting untuk menjaga anggaran tetap terkendali, melacak data, atau sekadar memahami angka.

Kami akan menunjukkan beberapa cara berbeda untuk menjumlah di Excel, mulai dari rumus cepat hingga fitur pintar Excel, sehingga Anda dapat menggunakan metode terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Berbagai Cara untuk Menjumlah di Excel

Tidak ada satu cara saja untuk menambahkan data di Excel, dan itu hal yang baik. Bergantung pada pekerjaan Anda, beberapa metode akan lebih cepat atau lebih membantu daripada yang lain. Mari kita lihat lima cara untuk menjumlahkan data Anda.

Metode 1: Menggunakan fungsi SUM()

Fungsi SUM() adalah salah satu cara termudah untuk menambahkan data di Excel. Anda dapat menggunakannya untuk menjumlahkan angka, referensi sel, rentang, atau campuran ketiganya.

Catatan singkat: referensi sel adalah cara Excel menunjuk ke sel tertentu. Terdiri dari huruf kolom dan nomor baris. Misalnya, pada gambar di bawah ini, sel yang dipilih adalah B4, yang mewakili kolom B, baris 4.

Menampilkan referensi sel di Excel

Referensi sel. Gambar oleh Penulis

Sintaks SUM()

Fungsi SUM() mengikuti sintaks dasar:

 = SUM(number1, [number2], ....) 

Berikut penjelasannya:

  • number1 wajib diisi. Dapat berupa angka, referensi sel (seperti A1), atau rentang (seperti B1:B5).

  • [number2] bersifat opsional dan Anda dapat menambahkan sebanyak yang Anda mau.

Fungsi ini menjumlahkan semua angka yang valid, termasuk nilai positif dan negatif. Selanjutnya, mari kita lihat beberapa contoh untuk melihatnya secara langsung.

Menjumlahkan beberapa rentang

Jika Anda ingin menjumlahkan nilai di dua kolom yang berbeda, Anda dapat mencantumkan kedua rentang dalam satu rumus:

=SUM( A1:A6, D1:D5) 

Menjumlahkan beberapa rentang menggunakan SUM() di Excel

Menjumlahkan beberapa rentang menggunakan SUM(). Gambar oleh Penulis

Menjumlahkan input campuran

Anda juga dapat mencampur angka, referensi sel, dan rentang:

=SUM(5,A1:A5,D3) 

Menjumlahkan input campuran menggunakan SUM() di Excel

Menjumlahkan input campuran menggunakan SUM(). Gambar oleh Penulis

Metode 2: Pintasan keyboard Alt + =

Jika Anda ingin cara cepat untuk menjumlahkan angka tanpa mengetik apa pun, gunakan pintasan Alt + =. Ini bawaan Excel dan merupakan salah satu cara tercepat untuk menyisipkan fungsi SUM().

Berikut yang dilakukannya:

  • Secara otomatis menambahkan =SUM() di bawah atau di samping data Anda

  • Memilih rentang tepat di atas (untuk kolom) atau di kiri (untuk baris)

  • Bekerja baik secara vertikal maupun horizontal

Sebagai contoh, jika kita berada di sel A6 dan sel di atasnya (A1 hingga A5) berisi angka, menekan Alt + = akan langsung menambahkan rumus ini di A6 seperti ini:

Alt + = untuk menyisipkan SUM() di Excel

Alt + = untuk menyisipkan SUM(). Gambar oleh Penulis

Lebih mempercepat lagi

Saat Anda bekerja dengan dataset besar, pintasan ini dapat menghemat waktu. Dan akan lebih baik lagi saat dikombinasikan dengan set tombol lain. Berikut cara cepat menjumlahkan sebuah kolom:

  1. Tekan Ctrl + ↓ untuk pergi ke sel terakhir yang terisi di kolom.

  2. Tekan ↓ sekali lagi untuk berpindah ke sel kosong pertama di bawahnya.

  3. Tekan Alt + = untuk menyisipkan rumus.

Anda bisa menggunakan trik yang sama pada baris. Dan karena tidak melibatkan pengetikan, ini cepat dan mengurangi kesalahan.

Metode 3: Fitur AutoSum

AutoSum adalah cara cepat lainnya untuk menjumlahkan angka di Excel dan seperti Alt + =, kita tidak perlu mengetik apa pun.

Anda akan menemukan tombol AutoSum (∑) di dua tempat:

  • Tab Home → Cari grup Editing. Di grup Editing, klik tombol AutoSum (∑).

Tombol AutoSum di Tab Home

Tombol AutoSum di Tab Home. Gambar oleh Penulis

  • Tab Formulas → Ini adalah opsi pertama di Function Library. 

Tombol AutoSum di Tab Formulas di Excel

Tombol AutoSum di Tab Formulas. Gambar oleh Penulis

Sekarang setelah kita tahu cara mengakses opsi AutoSum, mari lihat cara menjumlahkan beberapa kolom sekaligus menggunakan metode ini:

  1. Pilih sel tempat Anda menginginkan total (misalnya B7 dan C7).

  2. Klik AutoSum.

  3. Excel menyisipkan rumus yang tepat di masing-masing:

    • =SUM(B1:B6) di B7

    • =SUM(C1:C6) di C7

Tekan Enter, dan total akan muncul.

Contoh AutoSum di Excel

Contoh AutoSum. Gambar oleh Penulis

Metode 4: Menggunakan Status Bar untuk jumlah cepat

Jika Anda ingin total dengan cepat tetapi tidak ingin menulis rumus, Anda bahkan dapat menggunakan Status Bar. Saat kita memilih sebuah kolom atau menyorot sekelompok sel, Excel langsung menampilkan jumlah, rata-rata, dan hitungan di pojok kanan bawah jendela tanpa mengetik.

Jumlah cepat menggunakan Status Bar di Excel

Jumlah cepat menggunakan Status Bar. Gambar oleh Penulis

Secara default, kita melihat rata-rata, hitungan, dan jumlah dari data yang dipilih. Namun Anda dapat menyesuaikannya. Klik kanan salah satunya, dan menu Customize Status Bar akan muncul. Dari sana, Anda dapat memilih nilai lain yang ingin dilihat.

Kustomisasi Status Bar di Excel

Kustomisasi Status Bar. Gambar oleh Penulis

Namun, metode ini hanya membantu untuk pemeriksaan cepat dan tidak menempatkan hasil ke dalam sel. Dan jika data difilter, status bar hanya akan mencerminkan sel yang terlihat (terfilter), bukan yang tersembunyi. Ini dapat mengubah jumlah, hitungan, dan rata-rata yang ditampilkan.

Metode 5: Mengonversi data menjadi tabel Excel

Kita juga dapat mengonversi data menjadi tabel Excel sebelum menghitung jumlahnya. Berikut alasan mengapa ini membantu:

  • Memperbarui otomatis: Total menyesuaikan saat Anda menambahkan baris baru
  • Bekerja baik dengan filter: Hanya data yang terlihat (terfilter) yang disertakan dalam total
  • Anda tidak perlu mengutak-atik rumus: Excel yang menangani untuk Anda

Sekarang, mari lihat cara mengonversi data kita menjadi tabel Excel:

Langkah 1: Buat tabel menggunakan Ctrl+T

  1. Pilih sel mana pun dalam dataset dan tekan Ctrl + T.

  2. Di kotak dialog Create Table, pastikan rentangnya benar. Dan centang kotak My table has headers (jika data Anda menyertakan header; dalam kasus saya tidak).

Tekan Ctrl+T di Excel

Tekan Ctrl+T. Gambar oleh Penulis.

  1. Kemudian klik OK. Kini data Anda berada dalam tabel. Anda akan melihat panah filter di bagian atas kolom.

Mengonversi Data menjadi Tabel di Excel

Mengonversi Data menjadi Tabel. Gambar oleh Penulis.

Langkah 2: Aktifkan Total Row

  1. Klik di mana saja di dalam tabel. Lalu, buka tab Table Design pada pita. 
  2. Centang kotak Total Row dari opsi yang tersedia. Ini menambahkan baris baru di bagian bawah tabel.

Total Row di Table Design di Excel

Total Row di Table Design. Gambar oleh Penulis

Langkah 3: Terapkan fungsi SUM()

  1. Klik sel di Total Row di bawah kolom yang ingin Anda ringkas. Menu drop-down akan muncul.
  2. Dari menu dropdown, pilih Sum untuk menjumlahkan kolom tersebut.

Menerapkan fungsi SUM di Excel

Menerapkan fungsi SUM(). Gambar oleh Penulis

Cara Menjumlahkan Sel, Kolom, dan Baris, serta berdasarkan Warna

Sekarang mari kita jelajahi berbagai kasus untuk menghitung total data kita:

Cara menjumlahkan sel di Excel

Misalkan Anda memasukkan beberapa angka di lima sel pertama kolom A. Untuk menjumlahkannya, tulis:

 =SUM(A1:A5)

Menjumlahkan rentang sel menggunakan SUM() di Excel

Menjumlahkan rentang sel menggunakan SUM(). Gambar oleh Penulis

Cara menjumlahkan kolom di Excel

Untuk menjumlahkan sebuah kolom:

  1. Klik sel kosong tepat di bawah angka yang ingin Anda jumlahkan (misalnya klik B7 untuk menjumlahkan B1 hingga B6)

  2. Tekan tombol AutoSum (∑)

  3. Excel menyorot rentang di atas

  4. Tekan Enter

Anda akan melihat =SUM(B1:B6) di bilah rumus.

Menerapkan AutoSum pada kolom di Excel

Menerapkan AutoSum pada kolom. Gambar oleh Penulis

Cara menjumlahkan baris di Excel

Untuk menjumlahkan sebuah baris:

  1. Klik sel di sebelah kanan angka (misalnya klik G1 jika A1 hingga F1 memiliki nilai).

  2. Klik AutoSum ∑.

  3. Excel secara otomatis memilih baris.

  4. Tekan Enter.

Sekarang Anda mendapatkan =SUM(A1:F1).

Menerapkan AutoSum pada baris di Excel

Menerapkan AutoSum pada baris. Gambar oleh Penulis

Cara menjumlahkan berdasarkan warna di Excel

Untuk menjumlahkan kolom berdasarkan warna, kita dapat memasangkan SUMIF() dengan fungsi GET.Cell(). Mari lihat caranya:

Langkah 1: Buat rumus bernama

  1. Pilih sel C2. Buka tab Formulas dan klik Name Manager.

  2. Di Name Manager, klik New.

Membuat Name Manager di Excel.

Membuat Name Manager. Gambar oleh Penulis

Di jendela pop-up:

  1. Beri nama yang bermakna seperti SumColor.

  2. Di kotak Refers to, masukkan rumus ini karena memberi tahu Excel untuk mengembalikan indeks warna isian dari sel B2:

= Get.Cell(38,B2)

Pada fungsi di atas, 38 mengembalikan angka yang mewakili warna latar belakang sel dari palet warna lama Excel. Ini berguna saat Anda bekerja dengan pemformatan sederhana dan lama.

Memasukkan detail di name manager

Memasukkan detail. Gambar oleh Penulis

Langkah 2: Gunakan rumus bernama Anda

Sekarang setelah nama dibuat, kita dapat memanggilnya di sel.

  1. Buka Sel C2 dan tulis rumus ini:

= SumColor

Memasukkan rumus di excel

Memasukkan rumus. Gambar oleh Penulis

  1. Tekan Enter, lalu seret kotak hijau kecil (fill handle) ke bawah untuk mengisi sisa kolom. Sekarang, setiap sel di kolom C menampilkan kode warna untuk sel yang sesuai di kolom B.

Menggunakan Name Manager di Excel

Menggunakan Name Manager. Gambar oleh Penulis

Langkah 3: Gunakan SUMIF() untuk menjumlah berdasarkan warna

Sekarang, di sel lain, tulis fungsi SUMIF() untuk menjumlahkan nilai berdasarkan warna:

=SUMIF(C2:C7, 40, B2:B7)

Contoh ini hanya menjumlahkan nilai dari B2:B7 jika kode warna di C2:C7 adalah 40, yang mewakili warna merah.

Menerapkan SUMIF untuk menjumlah berdasarkan warna di excel

Menerapkan SUMIF() untuk menjumlah berdasarkan warna. Gambar oleh Penulis

SUM() vs. SUMIF() vs. SUMIFS()

Berikut perbandingan singkat dari berbagai jenis fungsi SUM() yang tersedia di Excel:

Fungsi

Apa yang dilakukan

Contoh kasus penggunaan

SUM()

Menambahkan angka, rentang, atau referensi sel tanpa kondisi

Menjumlahkan semua nilai dalam suatu rentang, mis. =SUM(A1:A10)

SUMIF()

Menjumlahkan nilai berdasarkan satu kondisi

Menjumlahkan penjualan di atas $1000, mis. =SUMIF(A1:A10, ">1000")

SUMIFS()

Menjumlahkan nilai berdasarkan beberapa kondisi

Menjumlahkan penjualan di atas $1000 dan hanya untuk elektronik, mis. =SUMIFS(A1:A10, B1:B10, "electronics", A1:A10, ">1000")

Kesimpulan

Seperti yang telah kita lihat, ada banyak cara untuk menjumlah di Excel dan masing-masing memiliki keunggulan. Fungsi SUM() memberi Anda lebih banyak kendali, sementara Excel Tables membantu saat kita bekerja dengan filter atau data yang terus bertambah. AutoSum sangat baik ketika Anda membutuhkan total cepat tanpa mengetik apa pun.

Jika Anda ingin belajar lebih jauh, lihat kursus Introduction to Excel, atau kursus Data Analysis in Excel dan Data Visualization in Excel. Jalur keterampilan Excel Fundamentals juga merupakan cara yang bagus untuk membangun kepercayaan diri.

Laiba Siddiqui

Penulis

Laiba Siddiqui

Saya seorang ahli strategi konten yang senang menyederhanakan topik kompleks. Saya telah membantu perusahaan seperti Splunk, Hackernoon, dan Tiiny Host membuat konten yang menarik dan informatif untuk audiens mereka.

FAQ

Bagaimana cara menghitung jumlah kumulatif di Excel?

Untuk menghitung jumlah kumulatif dari angka yang diberikan di kolom A, masukkan:

=SUM($A$2:A2)

Anda harus menggunakan referensi absolut (seperti $A$2) agar selalu tetap. Bagian kedua dari rentang harus berupa referensi relatif (seperti A2) agar diperbarui saat Anda menyalin rumus ke bawah. 

Dengan cara ini, rumus pada baris 3 menjadi SUM($A$2:A3), menambahkan nilai dari A2 hingga A3, dan terus memperluas rentang saat Anda bergerak ke bawah, memberikan total kumulatif.

Bagaimana cara menjaga total berjalan di Excel pada beberapa sheet?

Untuk menjaga total berjalan di beberapa sheet di Excel, Anda dapat menggunakan referensi 3D. Misalnya, jika Anda ingin menjumlahkan sel B2 dari tiga sheet bernama January, February, dan March: 

  • Buka sheet tempat Anda menginginkan jumlahnya (summary dalam kasus saya)

  • Ketik SUM( lalu klik worksheet pertama (January dalam kasus saya), tekan tombol SHIFT, dan klik worksheet terakhir (March) 

  • Lalu klik sel pada sheet ringkasan.  

Rumusnya akan terlihat seperti ini: 

=SUM(January:March!B2)
Mengapa menggunakan SUM() alih-alih mengetik semuanya dan memakai tanda plus?

Berikut perbandingan cepat: =SUM(A1:A5) vs. =A1+A2+A3+A4+A5

Yang pertama lebih rapi, mudah dibaca, dan diperbarui secara otomatis. Jika kita menambahkan baris baru dalam A1:A5, Excel menyertakannya dalam total, dan kita tidak perlu mengedit rumus. Hal itu tidak terjadi pada penjumlahan manual.

Ini juga lebih mudah dikelola untuk daftar panjang. Kita lebih kecil kemungkinannya melewatkan sel atau membuat kesalahan.

Apa saja kesalahan umum yang mungkin Anda hadapi saat menggunakan SUM()?

Anda mungkin menemui beberapa tantangan juga:

  1. Jika Anda mencoba menambahkan teks (seperti "apple") bersamaan dengan angka, Excel akan menampilkan kesalahan #VALUE!.

  2. Jika Anda mereferensikan sel yang kemudian dihapus, Anda akan melihat kesalahan #REF!.

Untuk menjaga tetap rapi:

  1. Tetap gunakan referensi rentang seperti A1:A100 alih-alih mencantumkan setiap sel satu per satu.

  2. Simpan angka di dalam sel dan referensikan angka-angka tersebut, alih-alih mengetiknya ke dalam rumus.

Topik

Terkait

blogs

Tutorial Korelasi di R

blogs

Spaghetti Plot dan Jalur Badai

blogs

40 Pertanyaan Wawancara DBMS Teratas di 2026